Senin, 13 April 2015

Cerita ayam

Dulu banget,gue pernah ngerasaain gimana rasanya patah hati,rasanya sakit,perih,mual,pening,Dan muntah-muntah. Gue patah hati bukan karna cewek maupun tetangga disekitar,akan tetapi dikarnakan oleh flek-flek hitam pada jempol kaki gue Dan ayam betina yang gue pelihara sejak kecil dengan penuh kasih sayang kini sedang mengalami yang namanya keputihan. Setiap hari,ayam betina yang gue berinama Yayam SieCaemManisManiac itu kelihatan lemas Dan lesu,gue kasian ngelihatnya. Apalagi dia anak ayam yang lahir diluar nikah,pasti dia merasa sangat tertekan,Dan terpukul batinnya. Karna sakin kasiannya,ayam tersebut gue bawa keklinik terdekat,tapi malah kliniknya sekarang berubah menjadi tempat asah batu akik. Gue harus gimana? Gue frustasi,gue mencoba tenangin diri dengan sebotol freshtea,setelah merasa agak enakan,gue lansung mencari Seorang dokter hewan yang bisa membantu gue dalam menyembuhkan ayam tercinta gue. Satu jam,dua jam,dokter tak kunjung ketemu,gue pindah ketempat lain,dari pasar daging menuju kesalon kecantikan,tetap saja tidak Ada satu pun orang yang berprofesi sebagai dokter hewan. Gue pun pasrah,gue bawa ayam gue pulang,sambil mencari penjual icecream,ternyata kali ini keberuntungan berpihak kepada gue,penjual ice cream berada tepat disebelah kiri gue,tapi agak serong kanan,balik kanan,hadap kiri. Gue beli 2 corong ice cream,untuk gue rasa coklat,untuk ayam gue rasa hijau. Setelah melihat ayam gue agak lebih gembira,gue bawa dia segera pulang,karna kalau terlalu lama terkena matahari,nanti penyakitnya malah berubah jadi Kehitaman,jalanpun nampaknya sangat sepi,gue lirik kanan Dan kiri tapi tetap aja gk Ada satu orang pun yang lewat,atau melintas. Gue pun sampai dirumah dengan selamat tanpa Ada ganteng yang berkurang,begitu pula dengan ayam gue,dia masih bisa megonggong seperti biasanya walau pun agak serak-serak basah. Setelah memeriksa apakah Ada barang yang hilang,atau tertinggal gue pun masuk kerumah untuk makan siang,sedangkanayam gue,gue lepasin supaya dia bisa bermain ria bersama teman-temannya yang lain. Didalam rumah gue hanya makan sedikit,Dan minum lebih kurang 1/30 dari galon. Gue buru-buru keluar rumah,mengambil segenggam padi,menuju tempat ayam gue bermain,gue pun memanggil ayam kesayangan gue dengan penuh lemah lembut,mendengar suara gue memanggilnya,dia lansung lari kearah gue,gue pun memberi ayam tersebut makan dengan memasukkan padi yang gue genggam kedalam sebuah wadah. Disaat lagi asik ngelihatin ayam gue makan,gue baru sadar kalau gue gak Ada hewan ternak,apalagi ayam ! Huft